".....If people were rain, I was drizzle and he was hurricane"

Minggu, 17 November 2013

Elegi Untuk Hujan

Puisi ini khusus buat dia yang datang bersama hujan. Dia yang namanya tak boleh disebut (semacam Voldemort xD LOL). Dia yang dulu punya jambul mirip Tin Tin :D. This is ittttt, Elegi Untuk Hujan :
 
 
Lembayung langit barat terbuai dipeluk awan pekat di ujung senja
Langit menangis
Rintik - rintik air mata langit berlomba menyejukkan jiwa yang kering
Hujan membawamu padaku bersama tiap rintiknya
Menyenandungkan nada - nada cinta
Pada hatiku yang penat bersandar di dinding luka
Ah, benarkah itu cinta ?
Dimana kau memilih enyah bersama hujan
Tak meninggalkan segaris warna pelangi  untuk ku simpan
Kuteriak dan mengutuk hujan yang terus berlalu
Saat angin berubah dingin
Menjelmakan rindu menjadi namamu
Masih adakah waktu untukku
Dan untuk ribuan tetes air hujan yang tersisa
Mendengar pengakuan tentang hatimu
Indah bukan,
Ketika jemari kita saling mengisi
Menari diiringi hujan nan manja menggoda
Aku berbisik lirih
Pada tiap butir kristal bening yang meleleh di sudut mataku
Biar saja ikut hujan, mengalir dan kembali ke laut
Biar saja langit serta awan - awan tahu
Aku jatuh cinta padanya
Yang datang dan pergi merajam rindu pada hatiku yang tersiksa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar